January 26, 2007

Foto : White Winter Wonderland

hehe... sebenernya sih cuma foto seputaran rumah Aliana


saat masih pagi jalan belum terlalu kotor, lampu dalam rumah pun masih terpantul ke jendela


beginilah para mobil menerobos salju


kata Uti biar Aliana lihat salju *emang dah bisa lihat ya nak :)


wah kelihatan mama plang iklannya


wah makin jelas mama, jalannya juga makin kotor makin siang


wah ada orang naik sepeda, apa ga dingin ya nak


jalannya gak keliatan ya ma batas tengahnya


wah maaf ya nak, mama ga kuat nahan keluar rumah... sayang rumah Aliana ketutupan macet terus, kali ini malah ketutupan truk biru :(


agak jauhan eh jadinya ga jelas :)


siapa mau manjat????


winter nan cerah


para tersangka yang tega ngga ajak Aliana


January 21, 2007

Foto : Aqiqah

Aliana dimana ya


mana yang lain ya kok belum pada datang


January 15, 2007

baby's room temperature

Keep an eye on your baby's room temperature

Babies who get too hot are at an increased risk of cot death. They can get too hot because the room is too hot or becasue they have too much bedding or clothing. The ideal room tempearture is 16-20oC.

Follow the guidelines below and buy our simple room thermometer to help you protect your baby.

1. Babies do not need hot rooms, all night heating is rarely necessary. Keep the room at a temperature between 16-20oC. 18?C (65oF) is just right.
2. Adults find it difficult to judge the temperature in the room, so use a room thermometer in the rooms where your baby sleeps and plays. A simple room thermometer is available from FSID. Order from our online shop, call 020 7222 8003 or send a cheque or postal order to FSID.
3. When you check your baby, if they are sweating or their tummy feels hot to the touch, take off some of the bedding. Don't worry if hands or feet feel cool, this is normal.
4. Use lightweight blankets. If your baby feels too warm, reduce the number of layers. Do not use a duvet, quilt or pillow for babies under 12 months.
5. Even in winter, babies who are unwell and feverish need fewer clothes and bedclothes.
6. Babies need to lose excess heat from their heads. Make sure their head cannot be covered by the bedclothes by sleeping them 'feet to foot' (with their feet to the foot of the cot) so they don't wriggle down under the covers.
7. Babies should never sleep with a hot water bottle or electric blanket, or next to a radiator, heater or fire, or in direct sunshine.
8. When it's warm, you can cool the room where your baby sleeps by closing the curtains and opening the windows during the day. Offer your baby plenty to drink, and in very hot weather, sponge them down regularly with tepid water. Use a fan but do not place it directly onto your baby.
9. Remove hats and extra clothing as soon as you come indoors or enter a warm bus, train or shop, even if it means waking your baby.
10. A car can become very hot in the summer. Avoid direct sunlight on your baby. In winter, keep the heating low, and remove baby's outdoor clothing. A thermometer may be helpful.

January 10, 2007

Foto : Hari-hari pertamaku di rumah

ga ada topi yang lebih kecil apa ma? longgar banget nih


enaknya bobo di rumah... zzzz


Fiuhhh.... alhamdulillah dah ga di rumah sakit lagi


January 7, 2007

Foto : Just arrived

Ini semua adalah foto-foto saat Aliana masih di rumah sakit.

Ya Allah peliharalah kedua orang tuaku, jaga dan sayangi mereka seperti mereka dulu menjaga dan menyayangi kami di waktu kecil.. amin... *betul nak, hanya itu yang papa mama minta


enaknya badanku setelah diseka dan ganti baju


hua hua hua !! Aliana pertama kalinya po dan akan diseka *masih terlalu kecil kalau mandi


kriyip kriyip habis bangun tidur


kata om Budi, Aliana capek banget setelah lewat jalan sempit


mama, tidur itu enak banget *iya tapi mulutnya ditutup dong nak



kepalamu masih cone shape ya, kasian kamu nak


kok berantakan sih ma, ngga enak nih *beberapa jam setelah lahir


hihihi, enaknya jadi cucu pertama, Uti dan Kung rela tutup praktek buat Aliana *dan mamanya :)


still-unnamed baby :)

belum punya nama saat lahir, jadinya pake nama papa deh


bayi raksasa yang lahir dengan mukjizat *bila tertarik dengan ceritanya boleh hub mama Aliana japri :)


welcome to the world !!!
early latch on *kata om Opik, hiyy... abang-abang klinyit-klinyit


January 3, 2007

Foto : Preparing the big day

Ceritanya nih, sebelum si Aliana lahir mamanya survey rumah sakit. Pinginnya dapat rumah sakit yang tenang dan komplit dengan harapan biar nyaman dan aman di saat partus nanti. Segala informasi sebelumnya dikumpulkan baik dari internet, teman-teman, maupun Sp.OG tempat ANC biasanya.

Awalnya banyak teman yang menyarankan melahirkan di Stuttgart, biar keren katanya di akte nanti. Oke deh saran ditampung. Tapi setelah dipikir-pikir meski ga terlalu jauh dari Heilbronn (cuma sekitar 45 menit) tapi rasanya akan hectic banget klo memang mau pke rencana yang dah mama Aliana bikin *mau tau plannya? pokoknya datang ke RS cuma untuk "numpang" melahirkan, datang di saat si bayi mo keluar trus sebisa mungkin secepatnya pulang, benci pokoknya sama yang namanya jd pasien di RS :P Nah karena itu finalis RS cuma ada 2, yang dari rumah cuma 5 menit dan yang 25 menit dari rumah.

Kumpul mengumpul plus minus masing2 RS dimulai dari ada tidaknya NICU/ICU newborn, berapa kelahiran tiap harinya rata-rata, berapa bidan dan dokter yang ada di bangsal OG tiap kali jaga, fasilitas apa aja yang ada untuk melahirkan dan relaksasinya (waterbirth, aromaterapi, whirlpool/jacuzzi, ball, dan kalau perlu epidural anastesi), berapa kamar bersalinnya, berapa kamar rawat inapnya, berapa orang di tiap kamar, ada kelas ngga, berapa lama biasanya orang diinapkan habis melahirkan normal, boleh ngga suami/teman menemani 24 jam, hmmm... apalagi ya... Ya itu aja sepertinya yang penting.

Begitulah perjuangan prajurit saat hendak maju ke medan perang hehe :) ribet amat yak, ngga juga kok. Justru dengan begini jadi bisa kebayang. Maklum di negeri orang, belum pernah nengok orang partus di sini juga dan ga mau kelihatan bego bego amat sama orang bule hehehe.

Tapi memang di Jerman seperti ini modelnya orang kalau mau punya anak, dituntut harus belajar walaupun partus itu memang proses alamiah. RS juga menyediakan preparation course for birth (geburtvorbereitungkurs) dan obsetric ward tour (kreissaalführungen) atau dengan kata lain lihat medan sebelum perang *kaya UMPTN aja yak :) Wah dah banyak ceritanya, sok kita lihat foto aja yuk... hayuuuu


selasar bangsal obgin di RS. A


tour di bangsal obgin yang dipandu (kreissaalführungen)
Tampak sang bidan menerangkan ini itu kepada calon-calon orangtua. Bed yang tampak di gambar adalah contoh bed untuk partus yang bisa distel sudutnya dan di belakangnya tampak semacam kursi bisa untuk sang ayah/partner saat mensupport "prajurit" *akankah ia menang atau menjadi syuhada, hanya Allah yang tahu :'(


Ini salah satu contoh fasilitas kamar bersalin RS.B, dimana ibu bisa partus dalam posisi duduk atau berdiri atau setengah berdiri. Disediakan juga kursi partner di belakang dan tali untuk pegangan ibu *sayang nih pool yg buat waterbirth ga kefoto, lupa :) saking asyiknya dengerin


ini sih standar ya, fasilitas resusitasi bayi tapi ada ball tuh yang warna biru, bisa dipake untuk relaksasi *katanya, belum pernah nyoba :) mending dipijat aja deh sama suami


ini juga fasilitas, namanya nursing room, bisa dipakai untuk ganti popok dan menyusui saat ibu bosen di kamar


ini fasilitas buat sang partner yang prajuritnya dah kontraksi teratur tapi belum juga masuk ke fase persalinan *kalau bahasa koas sih yang grafiknya macet :)


hehe, gak hanya calon orangtua tapi calon eyang juga boleh ikut serta kok
kan mo jadi eyang siaga :)


ambil foto dong, buat cerita kalau si cucu dah gede, begitu kata mbahnya di RS. B


di RS. A juga dong


Akhirnya... para calon kake nene pun setuju kalau mama Aliana melahirkan di RS. B yang berada di puncak bukit :) tenang dan damai suasananya -meski kalau malem menyeramkan hehe. Inilah RS. B yang notabene adalah RS 25 menit dari rumah, yang angka kelahirannya lebih kecil dari RS. A tiap harinya, yang punya fasilitas waterbirth/wassergeburt, yang kamar rawat inapnya apart dan bebas membawa partner 24 jam *ini survey dilakukan saat prajurit berada di 3 hari menjelang due date!! nekat bener ya :)